
Wisata Djawatan Banyuwangi menjadi salah satu destinasi alam paling unik di Jawa Timur. Tempat ini dikenal sebagai hutan trembesi Djawatan yang memiliki suasana magis seperti hutan mirip Lord of the Rings di Banyuwangi.
FPepohonan trembesi raksasa yang tumbuh menjulang dengan akar dan cabang besar menciptakan suasana seperti hutan dalam film fantasi. Tak heran jika Djawatan forest Banyuwangi menjadi salah satu wisata instagramable di Banyuwangi yang populer di kalangan wisatawan lokal maupun mancanegara.
Berlokasi di kawasan Djawatan Benculuk Cluring, tempat ini menawarkan pengalaman berjalan di tengah hutan dengan nuansa sejuk, alami, dan sangat fotogenik. Artikel ini akan membahas lengkap tentang lokasi Djawatan Banyuwangi, sejarahnya, hingga berbagai daya tarik yang membuatnya wajib masuk daftar perjalananmu.
Lokasi Djawatan Banyuwangi yang Mudah Dijangkau

Salah satu alasan mengapa wisata Djawatan Banyuwangi selalu ramai dikunjungi adalah karena aksesnya cukup mudah. Lokasi Djawatan Banyuwangi berada di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Destinasi ini lebih dikenal dengan nama Djawatan Benculuk Banyuwangi karena lokasinya berada di wilayah Benculuk. Jika kamu mencari di peta digital, biasanya akan muncul sebagai Djawatan forest Banyuwangi atau Djawatan Benculuk Cluring.
Jaraknya sekitar:
- ± 30 km dari pusat kota Banyuwangi
- ± 45 menit perjalanan menggunakan kendaraan
- ± 1 jam dari kawasan wisata populer seperti Pulau Merah
Dengan akses jalan yang sudah bagus, perjalanan menuju wisata Djawatan Banyuwangi terasa cukup nyaman bagi wisatawan.
Sejarah Djawatan Banyuwangi yang Menarik

Tidak banyak orang tahu bahwa sejarah Djawatan Banyuwangi sebenarnya bermula dari fungsi yang sangat berbeda dengan sekarang.
Dahulu, kawasan hutan trembesi Djawatan merupakan tempat penyimpanan kayu milik Perhutani. Area ini digunakan sebagai depo kayu jati yang diangkut dari berbagai wilayah hutan di Banyuwangi.
Seiring waktu, pohon trembesi yang ditanam untuk peneduh mulai tumbuh sangat besar. Pepohonan ini membentuk kanopi alami yang rapat dan menghasilkan pemandangan yang sangat unik.
Karena keindahannya, kawasan ini kemudian dikembangkan menjadi wisata alam Djawatan yang dibuka untuk umum. Sejak saat itu, wisata hutan trembesi Banyuwangi ini semakin dikenal luas dan menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan.
Hutan Trembesi Terbesar di Banyuwangi
Salah satu hal yang membuat wisata ini begitu istimewa adalah keberadaan hutan trembesi terbesar di Banyuwangi.
Pohon trembesi di kawasan ini memiliki diameter batang yang sangat besar dengan cabang-cabang yang menyebar luas seperti payung raksasa. Ketika kamu berjalan di bawahnya, suasananya terasa seperti berada di dunia fantasi.
Inilah alasan mengapa banyak wisatawan menyebut tempat ini sebagai hutan mirip Lord of the Rings di Banyuwangi.
Keunikan hutan trembesi Djawatan antara lain:
- Pohon berumur puluhan tahun
- Cabang pohon yang membentuk lorong alami
- Suasana teduh dan sejuk
- Cahaya matahari yang menembus dedaunan menciptakan efek dramatis
Karena keindahannya, Djawatan forest Banyuwangi sering dijadikan lokasi foto prewedding, konten traveling, hingga lokasi syuting.
Daya Tarik Wisata Djawatan yang Membuatnya Viral
Ada banyak alasan mengapa wisata Djawatan Banyuwangi selalu menarik perhatian wisatawan.
Berikut beberapa daya tarik wisata Djawatan yang membuatnya begitu populer:
1. Hutan Fantasi yang Instagramable
Sebagai salah satu wisata instagramable di Banyuwangi, Djawatan forest Banyuwangi menawarkan banyak spot foto unik dengan latar pohon trembesi raksasa.
Banyak pengunjung yang datang khusus untuk membuat konten foto atau video karena suasananya yang sangat estetik.
2. Spot Foto Djawatan Banyuwangi yang Ikonik
Jika kamu berkunjung ke sini, jangan lewatkan berbagai spot foto Djawatan Banyuwangi yang populer seperti:
- Lorong pohon trembesi
- Area akar pohon besar
- Jalur jalan di tengah hutan
- Area kereta wisata mini
Setiap sudut di wisata Djawatan Banyuwangi terlihat sangat fotogenik.
3. Suasana Alam yang Tenang
Selain untuk foto, wisata alam Djawatan juga cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana tenang jauh dari keramaian kota.
Udara di sekitar hutan trembesi Djawatan terasa lebih sejuk karena pepohonan yang sangat rindang.
4. Wisata Keluarga yang Nyaman
Area Djawatan Benculuk Banyuwangi cukup luas dan ramah untuk keluarga. Banyak pengunjung datang bersama anak-anak untuk menikmati suasana alam yang santai.
Harga Tiket Masuk Djawatan Banyuwangi
Bagi kamu yang ingin mengunjungi wisata Djawatan Banyuwangi, kabar baiknya harga tiketnya sangat terjangkau.
Harga tiket masuk Djawatan Banyuwangi biasanya sekitar:
- Tiket masuk: Rp5.000 – Rp10.000 per orang
- Parkir motor: Rp2.000
- Parkir mobil: Rp5.000
Dengan harga yang murah, kamu sudah bisa menikmati keindahan wisata hutan trembesi Banyuwangi yang unik dan eksotis.
Jam Buka Djawatan Benculuk
Sebelum datang, pastikan kamu mengetahui jam buka Djawatan Benculuk agar perjalananmu lebih nyaman.
Umumnya Djawatan Benculuk Cluring buka setiap hari dengan jadwal:
- 08.00 WIB – 17.00 WIB
Waktu terbaik mengunjungi wisata Djawatan Banyuwangi adalah pagi atau sore hari ketika cahaya matahari masuk di antara pepohonan.
Momen ini sangat cocok untuk berburu foto di spot foto Djawatan Banyuwangi.
Waktu Terbaik Berkunjung
Memilih waktu yang tepat dapat membuat pengalaman berkunjung menjadi lebih maksimal. Banyak wisatawan menyarankan datang pada pagi hari atau menjelang sore karena suhu udara terasa lebih nyaman.
Pada pagi hari, suasana kawasan hutan biasanya masih cukup sepi sehingga pengunjung dapat menikmati pemandangan dengan lebih leluasa. Sementara itu, pada sore hari cahaya matahari yang menembus dedaunan sering menciptakan pemandangan yang sangat indah.
Jika ingin mendapatkan foto yang lebih dramatis, waktu golden hour biasanya menjadi momen favorit para fotografer.
Cara Menuju Djawatan Benculuk
Bagi wisatawan luar kota, perjalanan menuju wisata Djawatan Banyuwangi cukup mudah.
Berikut cara menuju Djawatan Benculuk:
Dari Kota Banyuwangi
- Ambil arah menuju Kecamatan Cluring
- Ikuti jalur Banyuwangi – Jember
- Setelah sampai Desa Benculuk, kamu akan menemukan papan petunjuk menuju Djawatan Benculuk Banyuwangi
Dari Bandara Banyuwangi
- Jarak sekitar 30 km
- Waktu tempuh sekitar 45 menit
Banyak wisatawan yang menggabungkan kunjungan ke wisata Djawatan Banyuwangi dengan destinasi lain seperti Pulau Merah atau De Djawatan Park.
Tips Berkunjung ke Wisata Djawatan Banyuwangi
Agar pengalamanmu di wisata Djawatan Banyuwangi semakin menyenangkan, berikut beberapa tips yang bisa kamu ikuti:
- Datang pagi untuk mendapatkan cahaya foto terbaik
- Gunakan pakaian warna cerah agar kontras dengan latar hutan
- Bawa kamera atau smartphone dengan baterai penuh
- Hindari datang saat hujan karena tanah bisa sedikit becek
Dengan persiapan yang baik, kamu bisa menikmati Djawatan forest Banyuwangi dengan maksimal.
Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan di Kawasan Hutan Trembesi
Selain berjalan santai menikmati suasana hutan, pengunjung juga dapat melakukan berbagai aktivitas menarik selama berada di kawasan ini. Banyak wisatawan datang untuk sekadar bersantai sambil menikmati udara segar yang terasa lebih sejuk dibandingkan daerah sekitarnya.
Beberapa pengunjung memilih duduk di area terbuka sambil menikmati bekal makanan ringan bersama keluarga atau teman. Aktivitas sederhana seperti ini sering menjadi momen menyenangkan karena suasana alam yang tenang dan jauh dari hiruk pikuk kota.
Bagi pecinta fotografi alam, area ini juga menawarkan banyak sudut menarik yang dapat dijadikan latar foto. Bentuk pohon yang besar dengan cabang yang menjalar menciptakan komposisi visual yang sangat unik. Tidak jarang fotografer profesional datang untuk mengambil foto landscape atau potret dengan nuansa alami.
Pengalaman Berjalan di Bawah Kanopi Trembesi
Berjalan di bawah pepohonan besar memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan mengunjungi taman biasa. Cabang-cabang yang membentang luas membentuk kanopi alami yang memberikan bayangan sejuk di hampir seluruh area. Banyak pengunjung merasa suasana di tempat ini sangat tenang sehingga cocok untuk melepas penat dari aktivitas sehari-hari.
Suara angin yang melewati daun-daun besar sering menciptakan atmosfer yang menenangkan. Tidak heran jika banyak wisatawan menghabiskan waktu lebih lama untuk sekadar berjalan santai, mengambil foto, atau duduk menikmati suasana alam yang rindang.
Fasilitas Wisata yang Tersedia
Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, kawasan wisata ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas dasar. Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain area parkir yang cukup luas, toilet umum, serta warung kecil yang menjual makanan dan minuman ringan.
Selain itu, terdapat juga area duduk sederhana yang bisa digunakan oleh wisatawan untuk beristirahat setelah berjalan-jalan mengelilingi kawasan hutan. Keberadaan fasilitas ini membuat pengunjung dapat menikmati waktu berwisata dengan lebih nyaman.
Beberapa pedagang lokal juga menjajakan jajanan khas daerah yang bisa dicoba oleh wisatawan. Kehadiran mereka sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.
Etika Berkunjung di Kawasan Hutan Trembesi
Saat menikmati keindahan alam di kawasan hutan ini, pengunjung juga perlu memperhatikan beberapa etika sederhana agar lingkungan tetap terjaga. Salah satu hal penting adalah tidak merusak pohon atau mencoret-coret batang pohon yang sudah berusia puluhan tahun. Pepohonan besar tersebut merupakan bagian dari ekosistem yang perlu dilindungi bersama.
Selain itu, wisatawan juga diharapkan menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Jika membawa makanan atau minuman dari luar, sebaiknya sampah dikumpulkan kembali dan dibuang pada tempat yang telah disediakan. Dengan cara ini, kawasan hutan tetap terlihat bersih dan nyaman untuk dinikmati oleh pengunjung lainnya.
Menjaga ketenangan juga menjadi hal yang penting, terutama karena banyak wisatawan datang untuk merasakan suasana alam yang damai. Dengan saling menghargai dan menjaga lingkungan, pengalaman berkunjung akan terasa lebih menyenangkan bagi semua orang. Selain menawarkan suasana hutan yang rindang, kawasan ini juga menjadi tempat favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan santai sambil merasakan udara segar khas pedesaan.
Jelajahi Wisata Djawatan Banyuwangi Bersama Jelajahnesia
Keindahan wisata alam ini memang sulit untuk dilewatkan, terutama jika kamu menyukai wisata alam yang unik dan instagramable.
Mulai dari hutan trembesi Djawatan, suasana hutan mirip Lord of the Rings di Banyuwangi, hingga berbagai spot foto Djawatan Banyuwangi yang estetik, semuanya membuat destinasi ini layak masuk wishlist perjalananmu.
Jika kamu ingin liburan ke Banyuwangi tanpa ribet mengatur itinerary, kamu bisa bergabung bersama tim travel kami.
Jelajahi Djawatan, Kawah Ijen, Baluran, hingga Pulau Merah dengan paket wisata terbaik dari Jelajahnesia.
📞 Hubungi langsung CS kami melalui WhatsApp untuk info paket wisata Banyuwangi:
Tim Jelajahnesia siap membantu kamu merencanakan perjalanan seru menjelajahi wisata Djawatan Banyuwangi dan berbagai destinasi terbaik lainnya di Banyuwangi.





